Website Jualan vs Website Company Profile, Apa Bedanya
Banyak yang mengira semua website itu sama. Kenali bedanya website jualan (salespage) dan company profile, serta kapan memakai masing-masing.
Banyak pemilik bisnis di Indonesia mengira website itu satu jenis saja, yaitu situs resmi berisi profil perusahaan. Padahal website yang menampilkan profil dan website yang dirancang menjual adalah dua hal berbeda dengan tujuan berbeda.
Artikel ini menjelaskan perbedaan keduanya secara lugas, supaya kamu tidak membayar mahal untuk jenis halaman yang salah.
Apa itu website company profile
Company profile adalah situs resmi yang menampilkan identitas bisnis. Isinya biasanya halaman tentang kami, visi misi, layanan, portofolio, tim, dan kontak. Navigasinya lengkap dengan banyak menu, dan tujuannya adalah kredibilitas.
Website seperti ini menjawab pertanyaan perusahaan ini siapa dan bisa dipercaya tidak. Ia penting ketika calon mitra, klien korporat, atau lembaga ingin memeriksa bisnismu sebelum bekerja sama.
Apa itu website jualan atau salespage
Website jualan atau salespage adalah halaman tunggal yang fokus menjual satu penawaran. Tidak ada menu, tidak ada halaman profil, hanya alur persuasif dari masalah pembaca ke tombol order.
Ia menjawab pertanyaan berbeda, yaitu kenapa saya harus beli ini sekarang. Tujuannya konversi, bukan kesan korporat.
Perbedaan utama keduanya
| Aspek | Company profile | Salespage |
|---|---|---|
| Tujuan | Kredibilitas dan informasi | Menjual satu penawaran |
| Struktur | Banyak halaman dan menu | Satu halaman panjang |
| Isi | Profil, layanan, portofolio, kontak | Masalah, solusi, bukti, penawaran, CTA |
| Ajakan aksi | Hubungi kami | Order atau checkout |
| Tolok ukur sukses | Kesan profesional | Order masuk |
Perbedaan paling praktisnya begini. Kalau pengunjung company profile selesai membaca lalu merasa perusahaan ini kredibel, halamannya berhasil. Kalau pengunjung salespage selesai membaca lalu membayar, halamannya berhasil.
Contoh nyata perbedaannya di lapangan
Bayangkan kamu menjual kelas masak online. Kalau kamu membuat company profile, pengunjung akan disambut halaman beranda berisi slider foto, lalu harus membuka menu Tentang untuk membaca profilmu, membuka menu Layanan untuk mencari kelasnya, lalu membuka menu Kontak untuk menanyakan harga. Di setiap pindah halaman, sebagian pengunjung menutup situs dan tidak pernah sampai ke tombol daftar.
Sekarang bayangkan salespage untuk kelas yang sama. Pengunjung membaca satu halaman yang langsung menyapa keresahannya, menunjukkan apa yang akan ia bisa masak, menampilkan testimoni peserta sebelumnya, menyebutkan harga dan isi paketnya, lalu memberi tombol daftar sekarang. Tidak ada menu, tidak ada perpindahan halaman, dan keputusan membeli terjadi di tempat.
Skenario kedua inilah yang membuat penjual online lebih memilih salespage untuk kegiatan menjualnya sehari-hari.
Sedang membangun halaman jualanmu sendiri? Susun sekarang di Temonjo, gratis 7 hari pertama.
Coba Gratis 7 HariKesalahan yang sering terjadi karena salah pilih
Kesalahan klasiknya adalah membayar jasa pembuatan website mahal, lalu kecewa karena situsnya ramai dilihat tetapi sepi order. Masalahnya bukan websitenya jelek, melainkan jenisnya salah. Situs profil perusahaan memang tidak dirancang untuk menjual, jadi berharap order darinya seperti berharap brosur perusahaan menggantikan salesman.
Kesalahan sebaliknya juga ada, yaitu memakai salespage untuk kebutuhan kredibilitas B2B. Calon mitra korporat yang mencari legalitas dan portofolio tidak akan menemukannya di satu halaman jualan, dan bisa menilai bisnismu tidak serius.
Kapan memakai company profile
Company profile cocok bila target pasarmu adalah perusahaan atau mitra B2B yang perlu menilai kredibilitas sebelum bekerja sama, atau bila bisnismu butuh menampilkan portofolio dan legalitas secara resmi.
Untuk jualan harian ke konsumen akhir, company profile sering justru menghambat karena pengunjung harus menggali sendiri informasi produknya di antara banyak menu.
Kapan memakai salespage
Salespage adalah pilihan tepat saat tujuanmu adalah orang membeli sekarang. Jualan produk andalan, promo terbatas, launching, atau kanal jualan di luar marketplace, semuanya bekerja paling baik di satu halaman yang terfokus.
Kalau pembelimu datang dari sosial media atau WhatsApp dan siap order setelah membaca, yang mereka butuhkan adalah salespage, bukan situs profil perusahaan.
Company profile membuat orang percaya bisnismu ada. Salespage membuat orang membeli produkmu hari ini.
Bisakah keduanya dipakai bersamaan
Bisa, dan banyak bisnis melakukannya. Company profile menjadi rumah kredibilitas yang diperlihatkan ke mitra, sedangkan salespage menjadi ujung tombak penjualan untuk tiap penawaran.
Untuk sebagian besar penjual harian, urutan yang masuk akal adalah salespage dulu, karena ia menghasilkan order. Company profile menyusul bila sudah dibutuhkan untuk kredibilitas korporat.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah UMKM perlu company profile
Tidak selalu. Untuk jualan harian ke konsumen, salespage lebih penting. Company profile baru dibutuhkan bila kamu mulai berurusan dengan klien korporat atau mitra resmi yang menilai kredibilitas.
Bisakah salespage terlihat kredibel tanpa company profile
Bisa. Kredibilitas salespage dibangun lewat bukti sosial, testimoni, alamat dan kontak yang jelas, serta kebijakan garansi. Banyak brand berjualan bertahun-tahun hanya dengan halaman salespage.
Berapa biaya membuat masing-masing
Company profile multi-halaman biasanya lebih mahal karena butuh desain dan konten per halaman. Salespage bisa dibuat sendiri dengan builder, jadi biayanya jauh lebih rendah. Cek halaman harga untuk gambarannya.
Satu halaman, langsung jualan.
Susun salespage pertamamu hari ini, terbitkan di domain sendiri, dan mulai terima order tanpa menunggu website selesai.